Saturday, January 29, 2011

ANTARA AKAL DAN PERASAAN

"Ikut hati mati, ikut rasa binasa"...., pepatah ini ada benarnya.

Kalau kita terlalu ikutkan kehendak hati semata-mata, tanpa memikirkan akibat tindakan itu, kemungkinan untuk kita mendapat kecelakaan adalah besar. Contohnya..., shopping. Bila kita shopping ikut keperluan dan kemampuan.., maka hasilnya kita akan hidup dengan sederhana tapi bahagia. Mungkin ada sedikit sempit tetapi tidak terbeban dengan hutang. Tapi bila kita shopping macam shopping complex tu bapak kita yang punya.... abis cerita! Gaji tak cukup malah ditambah hutang kad kredit pulak.

Begitu juga, kalau terlalu ikutkan rasa. Bertindak dalam keadaan marah, pukul anak bini, minum arak, isap dadah, berjudi, jadi kaki buli, terlalu ikutkan nafsu haloba sampai tergamak menjual diri. Yang masih sekolah.., tak takut berlaku sumbang dan akhirnya mengandung anak luar nikah! Lepas tu buang anak dalam tong sampah, flush dalam toilet.... Begitu hina dan murahnya nilai kemanusiaan bila hati, rasa dan nafsu bersatu tanpa landasan agama dan pertimbangan akal yang waras. Nauzubillah!!!!!

Mana perginya akal yang dibekalkan pada setiap insan yang lahir ke dunia? Mana perginya kebijaksaan yang menjadikan manusia sebaik-baik ciptaan dari yang Maha Esa?

Aku sendiri pun tak dapat menjawab persoalan ini.

1 comment:

JIJI YU said...

akal yang waras berlandaskan iman..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...